Showing posts with label kata bijak. Show all posts
Showing posts with label kata bijak. Show all posts

Wednesday, September 7, 2011

Secawan rasa


‎~ Secawan rasa
dalam genggaman jiwa
pedih menyayat
menembus belahan sukma
......
Engkau yang selalu kunanti
ternyata menyakiti
aku disini...
menahan rasa nyeri di dalam hati

Salahkah aku padamu ?
bila rinduku masih untukmu
salahkah aku padamu ?
bila kutanya padamu tentang rindu

Ingatlah sayang !

Jiwa-jiwa hampa menanti hadirmu
kepolosan mereka bertanya tentangmu

Kapankah kau kembali ?

Bisikanlah ..." sayang dan rindumu pada malaikat-malaikat penjaga hati "
walau untukku sudah tak bersisa lagi ~

05092011
Julie Stiane

Sayank...


Sayank...
Saat kau mulai menyukaiku
Aku tlah mulai
mencintaimu
Saat kau mulai mencintaiku
Aku tlah mulai
menyayangimu Dan saat kau mulai
menyayangiku
Tlah ku serahkan segalaku
untukmu
Karena kaulah
kesungguhanku



Semua berawal dari sebuah tunas


semua berawal dari sebuah tunas
perlahan membesar beriringan waktu
dengan segala terpaan yang menyentuh
yang menjadikannya semakin dewasa

tunas itu kan menjadi harapan masa depan
atau mungkin bisa menjadi bencana
pupuk yang tersirat membantunya tumbuh
hingga sampai yang terlihat saat ini

tunas itu adalah diriku
yang terlihat semakin meninggi
seperti halnya tunas-tunas yang lain
yang tumbuh indah dan penuh cabang

akankah aku kan mati begitu saja
tanpa berguna sedikit pun tuk yang lain



Wednesday, August 24, 2011

Terlalu ramai untukku ada di dalamnya

terlalu ramai untukku ada di dalamnya
cukup untukku memandangnya dari jauh
tanpa ingin aku mengusik salah satunya
lebih baik aku mengalah untuk senyumnya

aku cukup bahagia bisa melihatnya tersenyum
aku cukup bahagia bisa menemani hari-harinya
karena aku tau kau adalah keindahan mereka
bukan keindahan untukku miliki selamanya

kau adalah sang pujaan semua insan di dunia
kau adalah anugerah tuk mereka sang pemuja
walau bagiku kau adalah dunia akhiratku
aku sedia hanya menjadi sang pemuja rahasia
Zee Pangeran Biru
 

Malam berhias kelam,...

Malam berhias kelam,...
Hadirkan mimpi ber-aroma kasih

Kabut ungu kitari tubuh
Hempaskan hasrat nan merindu

Di antara pekat malam,..

Asa terhampar seluas mega
Kerap menggoda jiwa

Perlahan sirna,...
Kala embun membasuh raga

Kutitipkan salam rindu pd rembulan dan gemintang

Sayang,......

Hasrat tertunda,...
Gerimis melambai air tertumpah

Rindu tertahan di rongga dada
Senyum simpul menghiasi meski getir

Pusaran kabut menyeret diri kdlm lingkaran yg tak bertepi
Nànò Æçèm
 

Tuesday, August 23, 2011

Tentang Perempuan

ada seorang sahabat bertanya
perihal perempuan cantik
kemudian,sang pengelana
berbicara
wanita itu datang dari bagian pria
berparas menawan adalah
senjata
bersilat lidah adalah peluru
kadang mereka sedikit memanja
itu adalah senjata ampuh
mereka datang dari kamu tapi
bukan oleh mu
mereka segelintir merpati beytina
yg mendambakan kebebasan
bersama pria,yang mereka
inginkan,meski bukan dirimu
mereka memiliki prinsip,tapi
bukan untuk di paksakan
memang jalan fikirannya,sukar
kita cerna
tapi itulah wanita
misterius,hanya mereka yg dapat
memahami diri mereka sendiri
meski kadang,meninggalkan hati
untuk di caci
pahamilah mereka perempuan
bukan mengerti nya
sebab,mereka bukan butuh
akal.tapi mereka butuh perasaan
gapailah mereka dengan
cinta,bukan denagn nafsu
sebab,itu hanya membuat mereka
bisu
Zaelendra
Batavia 23/08/2011
Ansar Welder
 

Sunday, August 21, 2011

Kata Hati Wanita

buat : Norarlena Abusri di negeri jiran

bagaimana akan kurangkai kata-kata menjadi puisi
jika engkau tidak tahu kata hati wanita
bagaimana engkau dapat menyelami sanubari
jika bidukmu tidak dapat menentang prahara

bagaimana bisa kupelihara bunga seroja
jika air senantiasa mengering di telaga
dengan apa kita bangun mahligai cinta
kalau hidupmu hanya ibarat pengelana

jenguklah aku ketika jendela sukma terbuka
akan kuberikan untukmu segenggam asa
biar kita bersama meniti pematang
hingga usia dijemput petang

sudah kupintal benang rinduku menjadi puisi
sudah kurangkai bunga mimpiku menjadi kembang melati
bukan salahku jika tidak pandai menembang kata-kata
memang begitulah hakikat wanita memegang rahasia

sudah kurentang tali kasihku di sepanjang jalanku
dengan segala pengabdian tanpa tanda jasa
hanya karena itu
aku sudah merasa bahagia di sangkar mengurung
begitukah mereka menganggap wanita seperti burung ??????

bintan, Kepulauan riau 2011
Moh Syahrier Daeng
 

Thursday, August 18, 2011

Hati Penyair

Aku menemukan hidup
saat menulis puisi
ku dapati laut bersajak
...ilalang, bebunga, beburung
tibatiba semua jadi bait syair.

Aku menemukan hidup bersajak
bintang, bulan, matahari bersyair
aku penuh segenap gairah
ku dengar angin, langit dan pelangi
melantukan puisi keAgunganNYA.

Aku sumringah sajak jadi hidup
alam dan seluruh isinya bersyair
tumbuh bertandan tangkai di hatiku
merimbun menebar harum aksara
bersimpuh aku segenap syukur.

Medan, 18 08 2011

Abdul Malik

Bertaut sepi yang menangisi...

bertaut sepi yang menangisi sebagian detik bila mengingat mu,,,
terhempas ragaku,,
terjerat iba ku bila mengenang kala itu..
bukan sesuatu yang menjadi jembatan antara perpisahan kita,,
bukan karna aku lelap saat itu,,
...Layak nya kita yang hidup dalam sandiwara,,
artikan satu kisah hanya sebatas janji belaka..
meski sekian lama Rindu lingkari hatiku…
tetap saja Peluh ku dalam penantian ku tiada menyentuh Lubuk ikai hati mu…

malam pun berlalu senada goresan tak berti ini ku sampaikan..bila itu yang membuat kita menyatu dan berpisah kembali..
relakan kepergianmu dari hidupku,,,...!!!